pemkot

Hati-hati Ayam Potong Sakit / Daging Gelondongan

Mendekati lebaran, pedagang ayam potong musiman mulai menjamur. Mulai dari pasar tradisional hingga pasar modern. Diantaranya pedagang menjajakan dagangannya di pinggir jalan.

Ayam potong yang dijual meski belum dilakukan pengecakan oleh petugas kesehatan dari Dinas Pertanian, Peternakan dan Kehutanan Palembang, namun harga dibanderol  120 ribu per ekor. Pembeli dapat langsung mengecek, melihat dan memilih sendiri ayam langsung dari sangkar yang terbut dari bambu.

Kepala Dinas Pertanian, Peternakan dan Kehutanan (DP2K) Kota Palembang, Sudirman Teguh mengatakan, pihaknya akan menerjunkan satuan tugas (satgas) yang disebar ke pasar-pasar tradisional untuk mengantisipasi adanya daging gelondongan atau tiren. Termasuk memantau kesehatan ayam yang dijual. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir untuk membeli dan mengkonsumsi ayam potong.

“Satuan tugas yang kita terjunkan terdiri dari Dokter, dan tenaga penyuluh pertanian,” kata Sudirman sembari memberikan tips kepada masyarakat untuk memilih daging dan ayam yang segar. Dengan cirri daging berwarna segar, baunya tidak amis, harganya tidak terlalu mahal. Sedangkan untuk ayam potong kondisi ayam tersebut masih gagah, dan kepalanya tidak selalu menunduk.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan WEB ini

Bergabunglah dengan 202 pengikut lainnya

Poling anda…

informasi yang paling anda minati...
info pemerintah kota palembang
info pendidikan
info ekonomi
info seputar sfc
info sosial
info gadget

Isi Poling Anda

BENDERA

free counters
Web Informer Button
%d blogger menyukai ini: