pemkot

Sepi, Uji Emisi Kendaraan Dinas

Kesadaran pemilik kendaraan dinas di lingkungan Pemerintah Kota (pemkot) Palembang masih minim. Terlihat saat Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Palembang mengelar uji emisi kendaraan dihalaman lingkungan Pemkot Palembang, Selasa (23/8).

Pantaun dilapangan selama uji emisi digelar sejak pukul 08.00 wib hingga pukul 14.00 wib di jalan samping kantor orang nomor satu di Kota palembang ini, dari target 600 kendaraan hanya sebagian kendaraan dinas yang mengikuti uji emisi untuk menciptakan Palembang sebagai kota Green, Clean dan Blue.

Kepala BLH Kota Palembang Kms Abu Bakar mengatakan, semua kendaraan SKPD wajib mengikut uji emisi. Karena ini dilakukan untuk menciptakan Kota Palembang sebagai kota Green,Clean dan Blue. Karena ini juga salah satu dalam penilaian adipura, apalagi dalam penilaian adipura tahun depan akan lebih sulit, salah satu indicator penilaian adalah kebersihan udaranya.

“Jika tidak, kita akan catat pemilik mobil dinas tersebut, kemudian dilaporkan ke Pemerintah Kota Palembang.,”ujar Abu disela-sela uji emisi berlangsung.

Tidak seperti hari biasanya, uji emisi yang dilakukan di jalan raya, sambung Abu sangat berbeda uji emisi yang dilakukan untuk uji kendaraan mobil dinas.

“Mungkin bulan puasa jadi sepi,tapi uji emisi kendaraan masih akan tetap kita langsungkan,”katanya.meski kendaraan dinas uji kelayakan kendaraan juga mengikuti standar baku mutu WHO.

“Yang kita uji parameternya antara lain kadar CO (karbonmonoksida), karbondioksida (CO2) dan NOx (nitrogen oksida). Standar WHO, standar baku mutu udara yang baik adalah mengandung NO2 dan VM10, particular debu dan tingkat kebisingan dengan angka 130-150 saja. Tapi, saat ini Palembang mencapai angka 230. Untuk kendaraan dinas yang tidak lulus uji emisi ini, ditegaskan Abu akan melarang kendaraan roda empat tersebut untuk parkir dihalaman kantor dinas. Baik dihalaman kantor walikota ataupun di halaman kantor dinasnya.Untuk memantau situasi kondisi udara di Kota palembang, BLH rutin mengelar uji emisi kendaraan yang dilakukan secara berkala”ungkap Abu.

Sementara itu Assisten II Pemkot Palembang Apriadi CES Busri menegaskan akan memanggil mobil dinas di satuan SKPD yang ada, terkait minimnya kesadaran pemiliknya membawa kendaran dinas tersebut untuk uji emisi.

Uji emisi ini, kata Apriadi memiliki faktor fositif, terlebih lagi akan menghadapi mudik lebaran. “Ini juga gunanya untuk cek mudik lebaran gas buang kendaraan,’tukasnya.

sumber : bulletinmetropolis.com (wahyu / Ria Amelia)

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan WEB ini

Bergabunglah dengan 202 pengikut lainnya

Poling anda…

informasi yang paling anda minati...
info pemerintah kota palembang
info pendidikan
info ekonomi
info seputar sfc
info sosial
info gadget

Isi Poling Anda

BENDERA

free counters
Web Informer Button
%d blogger menyukai ini: