pemkot, sosial

Canangkan Kota Layak Bagi Anak

Tanggal 23 Juli yang menjadi hari untuk memperingati hari anak nasional (HAN), Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang telah mencanangkan diri untuk menjadikan kota Palembang Metropolis sebagai kota layak bagi anak. Tujuh aspek yang menjadi penilaian kota layak anak, menurut Wali Kota Palembang, Ir H Eddy Santana Putra MT, antara lain Pertama, kesehatan yaitu disiapkannya sejumlah program di bidang kesehatan. Kedua, pendidikan seperti program wajib belajar 12 tahun dan peningkatan kualitas sarana pendidikan di semua tingkatan mulai dari TK, TPA, SD hingga SMA/SMK.

Pembangunan pada sektor pendidikan dapat dilakukan dengan menciptakan sekolah ramah lingkungan, serta menggalakkan kegiatan ekstra kurikuler di sekolah seperti pramuka, palang merah remaja (PMR) dan petugas kesehatan sekolah (PKS). ”Hal ini harus didukung dengan adanya program beasiswa dan pembinaan kegiatan remaja,” ujar Eddy kemarin.

Aspek ketiga yaitu sosial dimana saat ini pemerintah telah menggratiskan biaya pembuatan akte kelahiran, usia di bawah 60 hari. Serta program pemberian makanan tambahan (PMT) balita kurang gizi dan anak sekolah (PMT-AS). Serta pembinaan terhadap anak bermasalah seperti anak jalanan, telantar, anak cacat dan sebagainya.”Kita juga akan lakukan pembinaan, perlindungan panti asuhan dan yatim piatu,” ungkapnya.

Aspek keempat yaitu adanya hak sipil dan partisipasi. Yakni melindungi anak dari bahaya asap rokok dengan menerapkan kawasan tanpa rokok (KTR), menyediakan pedestrian dan tempat penyeberangan dekat sekolah/sarana belajar, serta tersedianya MCK (mandi cuci kakus)/toilet di tempat bermain dan berkumpul anak.

Aspek kelima yaitu perlindungan hukum bagi anak baik dari eksploitasi dan pekerjaan berbahaya, pelacuran dan pornografi . ”Termasuk melindungi anak dari pelecehan (child abuse, red) di rumah tangga dan masyarakat.” Untuk aspek keenam berupa perlindungan ketenagakerjaan yakni dengan tidak mempekerjakan anak dibawah 18 tahun. Nah, untuk aspek terakhir, ketujuh yaitu infrastruktur di lingkungan perkotaan. Lingkungan perkotaan metropolis nantinya harus tersedia lajur untuk bersepeda dan car freeday. “Saat ini Metropolis telah menyiapkan kendaraan umum yang aman dan layak untuk anak, bus rapid transit (BRT) transmusi.”

Program pembangunan infrastruktur lingkungan yang ramah dan nyaman untuk anak seperti pemakaian BBM ramah lingkungan, menggalakkan pemakaian sepeda, uji emisi kendaraan bermotor dan pemantauan kualitas udara. Program pelestarian lingkungan yang paling anyar yaitu peningkatan kualitas tanah melalui pembuatan lubang resapan berpori (biopori). ”Termasuk penataan tepian sungai musi.” Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Palembang, dr Gema Asiani mengatakan, pihaknya mempunyai sejumlah program di bidang kesehatan untuk mewujudkan Palembang kota layak anak. Saat ini, fasilitas kesehatan dilengkapi dengan sarana pelayanan untuk anak. Kemudian pelayanan persalinan oleh tenaga kesehatan terakreditasi. ”Kita juga mempunyai program pembinaan usaha kesehatan berbasis masyarakat seperti Posyandu.”

sumber : sumeks, 22 juli 2011

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan WEB ini

Bergabunglah dengan 202 pengikut lainnya

Poling anda…

informasi yang paling anda minati...
info pemerintah kota palembang
info pendidikan
info ekonomi
info seputar sfc
info sosial
info gadget

Isi Poling Anda

BENDERA

free counters
Web Informer Button
%d blogger menyukai ini: