pemkot, sosial

Transmusi Terapkan GPS

PT Sarana Pembangunan Palembang Jaya (SP2J) menerapkan alat Global Positioning System (GPS) di 85 bus Transmusi. Perusahaan plat merah pengelola Bus Rapid Transit Transmusi, itu gerah karena warga banyak mengeluhkan tindakan sopir Transmusi yang ugal-ugalan, seringngebut dan menyalip kendaraan.

“GPS mampu memantau seluruh bus di seluruh koridor, mulai dari laju kecepatan, jarak antarbus, hingga titik berhenti bus,” kata Direktur Teknik perusahaan itu, Yusransyah, Kamis (30/6) di Kantor Wali Kota Palembang.

“Dengan alat ini bisa ketahuan, karena ada record juga. Jadi sopir tidak bisa berbohong,” tambahnya.

GPS tersebut dihubungkan dengan komputer server yang connect dengan seluruh bus. “Dari monitor (komputer-red) bisa terdeteksi bus yang lambat dan ngebut,” ujar Yusransyah. Dengan GPS pula, bisa diketahui apakah sopir menaik-turunkan penumpang sesuai halte atau tidak.

Yusransyah mengatakan, sesuai dengan komposisi Transmusi saat ini, untukheadway (jarak) ditentukan sekitar 5-10 menit dari satu bus dengan bus yang lain, atau sekitar satu kilometer. Bila jarak antarbus tidak sesuai, maka akan muncul lampu indikator di bus Transmusi. “Itu peringatan bagi sopir untuk tidak ugal-ugalan.”

Ada pula tombol panik (panic button). Ia dipakai dalam kondisi darurat. Misalnya Transmusi terjebak kemacetan, mesin ngadat, atau ban bocor. Ada keunggulan tentu saja punya kelemahan. Meski canggih, Yusransyah mengaku GPS sinyalnya lemah bahkan hilang (blank spot) di beberapa lokasi.

“Misalnya di Jalan Demang Lebar Daun dan simpang DPRD Provinsi, itu ada waktu-waktunya (ada sinyal). Tapi meskipun begitu tetap ada rekaman kejadian. Termasuk jika pintu depan Transmusi dibuka itu juga ketahuan,” beber Yusransyah seraya mengaku alat ini mampu real time per 10 detik.

Manajer Transmusi Aries Rahmansyah mengatakan pemasangan alat dilakukan untuk mengelola bus Transmusi lebih baik lagi. “Dana untuk menerapkan GPS tidak besar tapi itu sesuai dengan manfaat yang diperoleh,” ujarnya.

Saat ini Transmusi melayani di lima koridor. Koridor I di Alang-Alang Lebar-Ampera, koridor 2 Terminal Sako-PIM, koridor 3 Plaju-PS Mall, koridor 4 Stadion Gelora Sriwijaya-Terminal Karya Jaya, dan koridor 5 di Bandara SMB II-Alang-Alang Lebar.

sumber : bulletinmetropolis.com  (wahyu)

foto : dokumen bulletinmetropolis.com

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan WEB ini

Bergabunglah dengan 202 pengikut lainnya

Poling anda…

informasi yang paling anda minati...
info pemerintah kota palembang
info pendidikan
info ekonomi
info seputar sfc
info sosial
info gadget

Isi Poling Anda

BENDERA

free counters
Web Informer Button
%d blogger menyukai ini: